“Paspor saya masih kosong, belum pernah ke mana-mana, apa mungkin langsung dapat visa Australia?” Ini salah satu kekhawatiran yang paling sering kami dengar. Kabar baiknya: riwayat perjalanan bukan syarat wajib.
Ada anggapan yang beredar luas bahwa untuk lolos visa turis Australia, kamu harus “naik kelas” dulu, ke negara ASEAN, lalu ke Jepang atau Korea, baru berani ke Australia. Anggapan ini membuat banyak orang menunda mimpinya bertahun-tahun. Padahal aturannya tidak begitu. Australia tidak mensyaratkan riwayat perjalanan tertentu untuk visitor visa (subclass 600). Australia boleh saja jadi negara pertama yang kamu kunjungi.
Perjalanan pertama seumur hidup, langsung ke Australia
Seorang klien belum pernah sekali pun ke luar negeri, paspornya benar-benar baru dan kosong. Ia sempat ragu, merasa “belum pantas” mengajukan visa Australia tanpa pengalaman terbang internasional.
Kami tenangkan: yang penting bukan cap di paspor, tapi bagaimana keseluruhan profilnya bercerita. Setelah dokumennya disusun rapi, pengajuannya granted, dan Australia jadi negara pertama yang ia injak.
Apakah riwayat perjalanan itu wajib?
Tidak. Tidak ada aturan resmi yang mengharuskan pemohon visa turis Australia sudah pernah ke luar negeri, apalagi ke negara tertentu. Riwayat perjalanan memang bisa membantu meyakinkan petugas bahwa kamu terbiasa bepergian dan selalu pulang sesuai aturan. Tapi “membantu” berbeda dengan “wajib”. Ketiadaannya bukan alasan penolakan.
Kenapa mitos ini muncul
Mitos ini tumbuh karena riwayat perjalanan yang baik memang salah satu faktor pendukung. Orang lalu menyimpulkan terbalik: “kalau belum punya, pasti ditolak.” Kenyataannya, imigrasi menilai gambaran utuh, bukan satu faktor saja. Paspor kosong hanya berarti satu faktor pendukung belum ada; masih banyak faktor lain yang bisa kamu tunjukkan dengan kuat.
Yang bisa memperkuat kalau paspor masih kosong
Justru di sinilah penyusunan dokumen jadi menentukan. Saat kamu belum punya jejak perjalanan, faktor-faktor lain perlu tampil lebih jelas:
- Ikatan kuat dengan Indonesia, pekerjaan, usaha, keluarga, atau studi yang menunjukkan kamu punya alasan untuk pulang.
- Kondisi finansial yang wajar dan konsisten, cukup untuk membiayai rencana perjalananmu.
- Tujuan dan rencana kunjungan yang jelas, kota tujuan, perkiraan durasi, dan gambaran aktivitas.
- Konsistensi seluruh dokumen, sehingga tidak ada bagian yang menimbulkan tanda tanya.
Menonjolkan yang tepat, tanpa berlebihan, adalah bagian yang paling menentukan, dan itu jauh lebih penting daripada sekadar punya cap di paspor.
Bagaimana VAC bisa bantu
Kami spesialis visa turis Australia dan New Zealand, dan mendampingi banyak pelancong pemula yang paspornya masih kosong. Yang kami lakukan:
- Menilai profilmu apa adanya dan menentukan kekuatan mana yang perlu ditonjolkan.
- Menyusun dokumen dan rencana perjalanan agar tujuanmu terbaca jelas dan masuk akal.
- Mendampingi sampai keputusan, dari cek kelengkapan hingga pengajuan lewat ImmiAccount.
Kami sudah berpengalaman sejak 2022 dan sudah menjelajah langsung 10 kota di Australia dan New Zealand, jadi saran kami datang dari pengalaman nyata.
Kami tidak bisa menjanjikan granted.
Keputusan sepenuhnya ada di tangan imigrasi Australia. Yang kami janjikan adalah pengajuan yang jujur, rapi, dan sekuat mungkin sesuai kondisimu, termasuk saat paspormu masih kosong. Kami tidak akan menyarankan hal yang tidak faktual, karena itu justru merugikanmu.
Langkah pertama yang bisa kamu ambil hari ini
Kalau kamu ragu hanya karena paspormu masih kosong, jangan biarkan itu menunda mimpimu. Ceritakan situasimu ke kami. Konsultasi pertama gratis, dan kami cek dulu peluangmu secara jujur, tanpa kewajiban lanjut.
Paspor kosong? Mari kita mulai.
Ceritakan rencana liburanmu, kami bantu petakan peluangmu dan susun dokumen yang meyakinkan, gratis dan tanpa tekanan.
Konsultasi Gratis di WhatsApp